Kamis, 15 Oktober 2015

Sebuah Braile Printer Tercipta dari Lego.



Banerjee menyelesaikan pembuatan prototipe pertamanya, Braigo, Februari 2014. Tapi perangakatnya terbatas untuk mengeprint gulungan kertas yang sempit. Saya tetap menyukai LEGO, tapi saya harus berjuang untuk apakah bisa dipasarkan, katanya.

Di musim panas 2014, Banerjee membentuk Braigo Labs dengan bantuan orang tuanya. Dia mengeluarkan prototipe untuk Braigo 2.0 di Inter Developer Forum, dan Inter Capital menawarkannya penanaman modal R&D lebih lanjut. Bersama team penasihat, Benerjee saat ini menyempurnakan interasi kedua dari printernya, yang akan terdiri dari bagian-bagian printer yang didukung oleh Intel Edison Chip.

Seperti pendahulunya, Braigo 2.0 yang ringan dan portabel, tapi jauh lebih canggih. Yang menggunakan Wi-Fi dan Bluetooth, chip-nya akan terhubung ke printer dimana pengguna dapat menulis text yang standar.

Sekali printer siap, mereka akan dikirim ke berbagai lembaga untuk pengujian dan memberikan saran. Model terakhir, direncanakan dikeluarkan secepatnya 2015 ini, yang akan dijual dengan harga 500 dolar.



0 komentar:

Posting Komentar